Kementerian Dalam Negeri RI Gelar Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTB
Mataram, 23 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintahan desa dan mendukung pengelolaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Balai Besar Pemerintahan Desa (BBPD) di Malang resmi membuka Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, dari 20 hingga 23 Oktober 2025 di Balai Guru Tenaga Kependidikan (BGTK) Mataram ini diikuti oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Ketua BPD dari puluhan desa se-pulau Lombok.
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman komprehensif tentang kebijakan, perencanaan, pengelolaan keuangan dan aset, serta strategi pengembangan koperasi desa. Dengan demikian, diharapkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dapat menjadi penggerak utama perekonomian desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Suhaidi Kepala Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah mewakili peserta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Balai Besar Pemerintahan Desa Malang, Kementerian Dalam Negeri RI atas pelatihan yang luar biasa ini. “Terima kasih narasumber, terima kasih teman-teman peserta, empat hari ini banyak ilmu yang saya dapatkan. Luar biasa.”Semoga ikhtiar membangun KDKMP dibukakan jalan kemudahan oleh Tuhan. Semoga juga silaturahmi kita tetap terjalin. Tetap semangat, berproses menjadi lebih baik dan unggul lagi” Ucap beliau.
Senada dengan Pak Suhaidi, Kepala Desa Selebung Kecamatan Batukliang Agus Kusumahadi juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini, “ada banyak hal yang masih menjadi tanda tanya besar di kami tentang KDKMP, baik aspek regulasi maupun tata kelolanya akhirnya menjadi terbuka,” kata Agus.
Kegiatan pelatihan hari pertama, Senin (20/10/2025), diawali dengan pre-test, pembukaan, dan serangkaian materi pendalaman. Fokus pada hari pertama adalah membangun suasana belajar dan memberikan pemahaman tentang Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan KDKM. Peserta dikenalkan pada berbagai regulasi yang mendasari pendirian dan pengoperasian koperasi desa.
Hari kedua, Selasa (21/10/2025), membahas Peran Pemerintahan Desa dalam Mendukung Pengelolaan KDKMP. Materi yang diberikan mencakup:
- Perencanaan Pembangunan Desa yang mengintegrasikan program KDKMP.
- Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa yang dapat mendukung modal kerja dan operasional koperasi.
- Penyusunan Produk Hukum Desa seperti Peraturan Desa (Perdes) yang diperlukan untuk menguatkan legalitas dan operasional KDKMP.
Selain itu, pelatihan juga membahas Strategi Pengembangan dan Pengawasan KDKMP untuk memastikan koperasi tumbuh sehat dan terhindar dari penyimpangan.
Pada hari ketiga, Rabu (22/10/2025), peserta tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga melaksanakan Kunjungan Lapang untuk melihat secara langsung praktik terbaik pengelolaan koperasi di Desa Kekeri Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Hasil kunjungan ini kemudian direfleksikan untuk dijadikan pembelajaran.
Peserta juga mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber ahli, di antaranya:
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Pengendalian Penduduk dan Catatan Sipil (PMPD DUKCAPIL) Provinsi NTB dengan materi “Pengenalan Potensi Desa”.
- Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB dengan materi “Literasi dan Sosialisasi KDKMP”.
- Perwakilan dari Perbankan/BUMN (Bank Himbara) yang membawakan materi “Pengembangan Model Bisnis KDKMP”.
Kegiatan pelatihan ditutup pada Kamis (23/10/2025) dengan dilakukannya post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Sebelum penutupan, peserta menyusun Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) yang menjadi komitmen nyata untuk diimplementasikan di desa masing-masing.
Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, Kemendagri berharap dapat mencetak kader-kader pemimpin desa dan penggerak koperasi yang handal, sehingga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat.
“Pelatihan ini adalah langkah nyata Kemendagri dalam upaya mensukseskan program prioritan Presiden Prabowo Subianto” ungkap Mariani Setiyowati,SE,MM
Penelaah Teknis Kebijakan
Balai Besar Pemerintahan Desa di Malang.
Lebih lanjut beliau berharap semoga pelatihan ini membawa manfaat bagi desa di Prov NTB. “Silahkan desa menyiapkan diri dalam mengembangkan perekonomian yang mandiri dan sejahtera di desa melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” kata beliau saat menutup kegiatan tersebut.
Tim Media Selebung Madani
Editor: Gusde
Husen
23 Agustus 2025 19:48:56
Kereen...