HEADLINE: Antisipasi Gejolak, Desa Selebung Gelar Rapat Koordinasi Soal Perubahan HET Pupuk Bersubsidi
DESA SELEBUNG – Pemerintah Desa Selebung, bersama dengan Bhabinkamtibmas (Polmas), Babinsa, dan Gapoktan Tiga Bersatu selaku pengecer resmi, proaktif menggelar rapat koordinasi mendadak. Rapat ini membahas kebijakan terbaru pemerintah pusat mengenai perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang akan berlaku.
Rapat yang digelar di Sekretariat Gapoktan Dusun Tojong ojong Timuk Jumat 24 Oktober 2025 ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi komunikasi yang tepat kepada para petani, sehingga perubahan harga ini tidak menimbulkan gejolak dan misunderstanding di tingkat akar rumput.
Kepala Desa Selebung Agus Kusumahadi dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi dan kejelasan informasi. "Kita memahami bahwa perubahan kebijakan pusat ini pasti akan dirasakan oleh petani kita. Untuk itu, langkah koordinasi dan sosialisasi yang terstruktur mutlak diperlukan. Keterlibatan semua pihak, mulai dari perangkat desa, aparat keamanan, hingga Gapoktan, adalah kunci utama," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, disepakati beberapa poin krusial sebagai langkah antisipasi:
1. Stok Lama, Harga Lama: Untuk semua stok pupuk bersubsidi yang sudah berada di gudang Gapoktan Tiga Bersatu, akan tetap dijual kepada petani dengan HET yang lama. Kebijakan ini untuk menghindari kerugian yang tidak terduga bagi pengecer yang telah membeli stok tersebut.
2. Stok Baru, Harga Baru: Pupuk bersubsidi yang datang kemudian atau dalam perjalanan, wajib didistribusikan dengan menerapkan HET yang baru sesuai dengan ketentuan terbaru dari Kementerian Pertanian.
3. Musyawarah dengan Seluruh Kelompok Tani: Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip demokrasi dan keadilan, Pemerintah Desa dan Gapoktan Tiga Bersatu akan segera mengadakan forum musyawarah dengan seluruh Ketua Kelompok Tani dan anggotanya di Desa Selebung. Forum ini menjadi wadah untuk menyampaikan keputusan tersebut secara langsung, menerima masukan, dan menjawab segala pertanyaan dari para petani.
Babinsa Desa Selebung Serka Lalu Irman menambahkan, "Kami dari TNI akan mendukung penuh langkah-langkah sosialisasi ini. Stabilitas dan ketenteraman di desa adalah prioritas kami. Dengan komunikasi yang baik, kami yakin petani akan dapat memahami situasi ini."
Senada dengan Babinsa, Babinkamtibmas Desa Selebung Aiptu Sunardi mengatakan bahwa pihaknya siap mengamankan kebijakan pemerintah pusat ini agar tidak terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan dalam proses pendistribusian pupuk bersubsidi ini, "semua harus dijalankan sesuai ketentuan aturan yang ada" kata beliau.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Tiga Bersatu H Sukardi menyatakan kesiapannya untuk menjalankan keputusan ini. "Kami akan mendata ulang stok dan memastikan mekanisme penjualan dua harga ini berjalan lancar. Kami berharap para petani dapat bersabar dan memahami bahwa kami juga menjalankan peraturan," tuturnya.
Dengan langkah koordinasi yang cepat dan transparan ini, diharapkan proses transisi perubahan HET pupuk bersubsidi di Desa Selebung dapat berjalan lancar, tertib, dan tidak menimbulkan gejolak yang dapat mengganggu ketenangan berusaha tani masyarakat.
---
Tim Media Selebung Madani
Editor: Gusde
Husen
23 Agustus 2025 19:48:56
Kereen...